JAKARTA - Irjen Karyoto akan mengisi jabatan sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Fadil Imran, yang dipromosikan sebagai Kabaharkam Polri.
Rotasi-promosi jabatan tersebut sesuai dengan yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Nomor:ST/713/III/KEP./2023 tertanggal 27 Maret 2023 yang ditandatangani Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono. Berikut sejumlah faktanya:
1. Ucapkan Terima Kasih Atas Doa dan Restu
Irjen Karyoto mengucapkan terima kasih atas doa dan restu yang diberikan untuk jabatan Kapolda Metro Jaya yang akan diembannya.
“Kami haturkan terimakasih atas perhatian, doa dan restu serta dukungannya untuk mengemban jabatan Kapolda,” ujar Karyoto dalam keterangannya, Kamis (30/3/2023).
2. Semoga Amanah Menjadi Kapolda Metro Jaya
Irjen Karyoto juga berharap bisa mengemban dan melaksanakan amanah atas jabatan Kapolda Metro dengan baik dan lancar.
“Semoga kami dapat melaksanakan amanah ini dengan baik dan lancar. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” kata Karyoto.
3. Eks Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK
Sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto ditugaskan di Deputi Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 14 April 2020.
Irjen Pol Karyoto lahir di Pemalang Jawa Tengah pada Oktober 1968. Karyoto lulusan Akpol 1990 dan mengisi selama berdinas di Korps Bhayangkara dia berpengalaman dalam bidang reserse.
4. Ahli di Bidang Reserse
Jenderal bintang dua ini dikenal ahli di bidang reserse dan selalu mengisi pos pos pemberantasan korupsi selama berada di korps Bhayangkara dan KPK.
Penunjuk Karyoto sebagai Kapolda Metro Jaya tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/713/III/KEP./2023 tertanggal 27 Maret 2023. Dalam surat tersebut Karyoto ditunjuk menggantikan Fadil Imran yang dinaikkan jabatannya sebagai Kabarhakam Mabes Polri.
5. Sepak Terjang Irjen Karyoto
Saat sebagai Pati Menengah (Pamen) Polri, Karyoto berdinas di Bareskrim Polri, kemudian menjadi Kapolres Ketapang pada tahun 2008, Kasubbid Infodata Kominter Set NCB Interpol (2009).
Kemudian menjadi penyidik utama tingkat II Dit III/Kor Dan WCC Bareskrim Polri tahun 2010, dan Kasubdit III Dittipidkor Bareskrim Polri tahun 2011.
Selanjutnya menjadi Kapolresta Barelang tahun 2012, Karyoto ditunjuk sebagai Dirreskrimum Polda DIY tahun 2014 dan tahun 2015 sebagai analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.
Karyoto juga pernah mengisi jabatan Direktur Analis Pemutus Jaringan Internasional BNN (2016). Kemudian pada tahun 2018 Karyoto kembali menangani korupsi dengan menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Pidkor Bareskrim Polri.
Jabatan terakhir jenderal bintang dua sebelum di KPK ialah sebagai Wakapolda DIY Yogyakarta sejak 2019-2020 dia juga sebagai Wakapolda Sulawesi Utara 2018.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.