Melihat situasi yang semakin tegang, 80 prajurit Kopasgat sudah bersiap kokang senjata, jaga-jaga jika terjadi konflik dengan Interfet.
Ketegangan memuncak ketika Pangkoopsau II Marsda TNI Ian Santosa tiba di Bandara Comoro dengan kawalan sejumlah pasukan Pasgat, disambut dengan todongan senjata oleh pasukan Interfet yang menganggapnya sebagai ancaman. Alhasil, terjadi saling todong senjata antara pasukan Pasgat dan Interfet.
Untungnya, ketegangan dapat diredakan karena tindakan tegas perwira Pasgat, Kapten Eka. Dia mewanti-wanti setiap personel jangan sampai ada tembakan sebelum ada komando darinya. "Letusan pertama pada saya," tegasnya.
Bukti ketangguhan Kopasgat juga terlihat pada operasi menghadapi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Pasukan Kopasgat berhasil mempertahankan Bandara Armaga Aminggaru, Distrik Omukia Kabupaten Puncak Papua dari serbuan KKB anak buah Lerrymayu Telenggen. Bahkan dalam baku tembak selama 2,5 jam seorang anggota KKB berhasil ditembak mati oleh Pasgat.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.