Lulusan SMA Taruna Nusantara awalnya menjadi perwira pertama Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif). Kemudian, pama Kopassus, hingga perwira intelijen Sintel Grup 3 Kopassus.
Menyandang pangkat kapten, ia mendapat tugas sebagai Danden 1 Yon 31 hingga Wadanyon 31 Grup 3 Kopassus. Selanjutnya, Edwin menjadi Pamen Kopassus (Sesko Luar Negeri), Pabandya Lid/Gal Sintel Kopassus, dan Danyon 31 Grup 3 Kopassus dengan pangkat mayor.
Edwin mendapat kepercayaan untuk menjadi pasukan perisai hidup presiden/wakil presiden. Ia pun resmi menjabat Dandenpampri Presiden RI Paspampres.
Kariernya kian moncer, pria kelahiran Jakarta, 23 Oktober 1975 itu dipercaya memegang tongkat komando kewilayahan dengan jabatan sebagai Dandim 0501/Jakarta Pusat pada 2014-2015 dengan pangkat letnan kolonel.
Edwin kembali dimutasi sebagai Kasbrigif 1 Pengaman Ibu kota/Jaya Sakti Kodam Jaya pada 2015-2017. Kepercayaan tersebut kembali diraihnya, yakni untuk kedua kalinya komando kewilayahan kembali dipercayakan kepadanya.
Edwin untuk kedua kalinya diberi amanat menjadi Dandim 0501/Jakarta Pusat periode 2017-2018.
Merujuk histori Kodim 0501, Edwin menjadi satu-satunya perwira yang pernah dua kali menjabat dandim Jakpus hingga saat ini. Meski, pada periode kedua, pangkatnya sudah kolonel.