Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kenapa Presiden Indonesia Selalu dari Jawa?

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Senin, 08 Mei 2023 |10:04 WIB
Kenapa Presiden Indonesia Selalu dari Jawa?
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

Ini sama halnya dengan negara lain, di mana ada kelompok yang lebih dominan. Di Amerika Serikat, ada kelompok dominan yang diberi nama WASP [White, Anglo-Saxon, Protestant].

Di Indonesia sendiri kelompok dominan adalah Jawa-Islam-abangan. Sementara jika mengikuti trikotomi ala Geertz seorang Antropolog, maka kelompok dominan masyarakat Jawa dikategorikan menjadi santri-abangan-priyayi.

Di Indonesia diketahui nasionalisme baru yang dibangun sejak awal abad ke-20, dan mencapai puncak peluangnya di akhir Perang Dunia II. Nasionalisme baru ini menghasilkan konsep keindonesiaan yang berada di atas nasionalisme lama seperti, kejawaan, kesundaan, dan lainnya.

Indonesia merupakan new-nation yang termasuk gabungan sejumlah old-nation, yang sekarang disebut sebagai “etnis” atau “suku-bangsa”. Identitas nation-nation lama itu rupanya berkompetisi satu sama lain.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement