Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pesilat di Banyuwangi Tewas saat Berlatih, Tengkoraknya Retak

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 06 Juni 2023 |17:48 WIB
Pesilat di Banyuwangi Tewas saat Berlatih, Tengkoraknya Retak
Pesilat di Banyuwangi tewas saat berlatih (Foto: Avirista M)
A
A
A

BANYUWANGI - Keluarga korban pesilat yang meregang nyawa usai latihan menuntut pertanggungjawaban dari perguruan silat di IKSPI Kera Sakti. Pasalnya, kematian pemuda berinisial RS (18) asal Kelurahan Giri, Banyuwangi ini diduga ada kejanggalan usai latihan silat dan kenaikan sabuk.

Abdul Somad (43) menyatakan, bila pihak keluarga masih sangat terpukul akibat kematian putra semata wayangnya. Maka ia pun menuntut pertanggungjawaban dari pihak perguruan silat.

"Terlepas dengan kejadian kematian anak kami. Kami hanya ingin pertanggungjawaban dari pihak perguruan silat," kata Somad, ditemui di rumahnya pada Selasa siang (6/6/2023).

Dari hasil pemeriksaan visum luar di tubuh anaknya disebut Somad ada luka lebam di punggung dan bagian dada. Luka juga dijumpai pada bagian kepala usai hasil rontgen keluar.

"Sementara hasil rontgen bagian kepala, terdapat luka retak di bagian tengkorak belakang. Terus salah satu gigi atas anak saya ada yang lepas," ungkapnya.

Menurutnya, peristiwa meninggalnya anaknya terjadi saat uji tanding dengan salah satu seniornya. Hal ini sebagaimana cerita kronologi dari pelatih dan beberapa rekan sesama pendekar di perguruan silat tersebut ketika melayat. Bahkan pihak perguruan silat itu juga menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Somad dan keluarg atas insiden meninggalnya RS.

"Saat itu, anak saya melakukan tendangan terus kakinya ditangkis, lalu terkena bantingan. Kemudian anak saya kejang-kejang, saat dibawa ke klinik katanya sudah tidak sadarkan diri," ujar Somad.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement