Sebagai informasi, Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS, pada Maret 2022, angka kemiskinan di Jawa Tengah turun 0,32 persen poin, yakni 10,93 persen. Sebelumnya, pada September 2021, angka kemiskinan di Jateng tercatat pada 11,25 persen poin.
Sementara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan ekstrem. Politikus berambut putih itu kerap turun ke bawah untuk memastikan programnya dapat terlaksana dengan baik.
Bahkan, meninjau langsung Desa Gumingsir, Kecamatan Peganten, Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa 25 Juli 2023. Ganjar melihat dan menemui langsung warga penerima bantuan bedah rumah di desa berkategori desa miskin ekstrem ini.
Dalam kunjungannya kali ini, Bacapres yang didukung Partai Perindo tersebut bertemu dengan seorang anak perempuan berusia 15 tahun yang putus sekolah. Anak itu hidup bersama kakak kandungnya yang menjadi penerima bantuan bedah rumah. Kedua orangtua mereka bekerja di tanah rantau.
"Sebenarnya di kampung ini tinggal dua, yang lain sudah bagus-bagus. Ini problem besarnya, bapak ibunya merantau bekerja, jadi hidupnya sendiri. Jadi tidak sekolah, putus sekolah hanya kelas 3 SD," ujar Ganjar.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi problem dalam pengentasan kemiskinan ekstrem di daerahnya. Sehingga, secara cepat Ganjar memberikan solusi sekolah gratis, bekerja sama dengan Pemkab dan dinas terkait.
"Dia hanya butuh sekolah, kami minta dia sekolah kami gratisin semua. Entah kejar paket, atau apapun karena usianya 15 tahun, saya khawatir nanti dinikahkan dini, jangan sampai," katanya.