Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Selidiki Kasus Guru yang Dirampok Rombongan Debt Collector di Jakpus

Irfan Maulana , Jurnalis-Jum'at, 25 Agustus 2023 |12:01 WIB
Polisi Selidiki Kasus Guru yang Dirampok Rombongan Debt Collector di Jakpus
Illustrasi (foto: dok freepik)
A
A
A

Satu orang komplotan tersebut turut mendatangi Faisal yang mempertanyakan keberadaan STNK nomornya. Faisal kemudian memperlihatkan STNK-nya.

"STNK awalnya saya pegang karena mau difoto oleh pria timur lainnya untuk difoto. Tidak berlangsung lama, pria lainnya datang langsung mengambil STNK yang dipegang dirinya," ucapnya.

STNK tersebut dibawa oleh salah satu pria timur lainnya dengan alasan untuk difoto. Faisal mengatakan bahwa dirinya seperti dibuat bingung. Kelompok itu pun langsung meminta Faisal untuk ikut ke kantornya.

"Saya disuruh ikut ya udah saya ikut tapi saya boncengi satu orang yang masih menelepon ibunya. Akhirnya saya ikut iring - iringan mereka yang motornya hampir semuanya tidak pakai plat nomor kendaraan," ungkapnya.

Faisal mengatakan kelompok itu bilang jika motornya menunggak tiga bulan. Faisal menjelaskan baru berjarak beberapa meter dirinya bersama orang timur tersebut.

"Nah pas berhenti disitu, yang saya bonceng turun dan langsung menjauh ke trotoar. Dan satu pria lainnya yang bawa STNK juga menjauh. Mengetahui ada yang tidak beres, saya langsung cabut dengan nancap gas motor saya," terangnya.

Faisal mengatakan bahwa dirinya telah melapor ke Polsek Cempaka Putih. Namun petugas piket di sana justru menyuruh melapor ke Polsek lainnya.

"Katanya di suruh lengkapi surat keterangan rangka mesin, surat pembayaran motor. Tapi saat itu tidak disuruh kembali kali karena saya dibilang bisa melapor ke mana saja," ungkapnya.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Suprayogo mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti adanya laporan tersebut.

"Kalau di wilayah kami tidak ada seperti gerombolan mata elang yang mencari pengendara yang tidak bayar cicilan motor. Mungkin itu korban sudah diikuti di luar wilayah Cempaka Putih," tegasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement