Singkatnya, kedua tokoh ini merupakan peletak dasar paham komunisme modern dimana dalam teorinya, Karl Marx mengatakan untuk mencapai kebahagiaan yang hakiki, manusia harus menghapus bayangan kebahagiaan ilusif yang diajarkan oleh agama.
Dalam hal sosial kemasyarakatan, Karl Marx berpendapat bahwa kehidupan masyarakat harus menggunakan sistem komunisme, yaitu masyarakat tanpa kelas yang sama rasa dan sama rata. Ideologi Marxisme-komunisme-Atheisme ini adalah sesuatu yang saling berkaitan.
Setelah adanya marxisme dan komunisme, lahirlah Leninisme yang dicetus oleh Vladimir Ilyich Ulyanov atau Lenin. Lenin merupakan sosok yang sangat mengagumi Karl Marx. Oleh karena itu, Lenin mengembangkan teori marxisme menjadi Leninisme.
Paham tiga serangkai Marxisme-Komunisme-Leninisme mencapai kejayaan seiring berjayanya Uni Soviet dan Yugoslavia. Namun setelah negara Uni Soviet pecah, maka paham ini juga ikut runtuh.