JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menyatakan buron sindikat narkoba jaringan internasional, Fredy Pratama, tak memiliki pabrik sabu. Dia hanya mengendalikan sabu menuju jaringan yang ada di Indonesia.
Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Jayadi mengungkapkan, hal ini didapatkan dari keterangan sejumlah kaki tangan Fredy yang sudah ditangkap.
"Hasil investigasi dari para tersangka yang sudah tertangkap, FP tidak punya pabrik, tetapi sebagai pengendali antara pemilik barang yang ada di luar negeri dengan jaringan yang ada di Indonesia," kata Jayadi saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (15/9/2023).
Namun, Jayadi menyebut pihaknya belum dapat memastikan siapa bandar besar lain yang menyalurkan narkoba ke Fredy. Pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikannya.
"Kepastian sumber barang masih dalam penyidikan," ujar Jayadi.