NIAS SELATAN - Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan tanah longsor di Desa Hilimondregeraya, Kecamatan Onolalu, Nias Selatan, Sumatera Utara. Longsor itu menutup ruas jalan sepanjang 100 meter.
Aktivitas warga pun lumpuh total, kendaraan dari Kecamatan Onolalu menuju Telukdalam Ibu Kota Kabupaten dan sebaliknya tidak bisa melintas, Rabu (20/9/2023).
BACA JUGA:
Beberapa warga yang sempat melintas di lokasi kejadian terpaksa putar haluan kembali ke tempat semula. Selain tanah longsor, juga beberapa pohon besar yang tumbang ikut menutup akses jalan tersebut.
Longsor yang menutup jalan sepanjang 100 meter ini disertai pohon besar hanya bisa ditangani dengan menggunakan alat berat.
BACA JUGA:
Kepala Desa Hilikara Kecamatan Onolalu, Disatukan Gee, yang saat itu hendak melintas di lokasi kejadian mengatakan bahwa jalan yang berada di Desa Hilimondregeraya sudah tidak bisa dilalui.
"Kami informasikan kepada warga se-Kecamatan Onolalu bahwa jalan yang berada di Desa Hilimondregeraya tidak bisa dilalui. Jalan telah tertutup tanah longsor sepanjang 100 meter," kata Disatukan Gee dilokasi longsor, Rabu (20/9/2023).
Dirinya juga berharap agar ada penanganan cepat dari pemerintah daerah pada tanah longsor yang mengakibatkan putusnya jalur jalan dari Kecematan Onolalu menuju Telukdalam ibu kota Kabupaten Nias Selatan dan sebaliknya.
BACA JUGA:
"Kami butuh perhatian Pemerintah Nias Selatan untuk Penanganan bencana longsor yg mengakibatkan terputusnya jalur jalan menuju Telukdalam panjang longsor 100 meter lebih lokasi 1 dan lokasi 2 sekitar 30 meter. Jaringan listrik putus total tertimpa pohon pohonan. Kami seluruh masyarakat memohon agar pemda bertindak untuk memberikan kami alat berat," ucapnya.
Terlihat warga setempat dan Personil Polres Nias Selatan serta pihak-pihak terkait sudah mulai turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.