Langkah-langkah yang dilakukan pemerintah provinsi, antara lain pembentukan komando satgas, penetapan pos komando yang berpusat di Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalbar, apel siaga dan kesiapsiagaan Polda dan Kodam, penyebaran informasi hot spot, pengecekan lapangan oleh Satgas Darat dan Udara.
“Kami juga melakukan pembasahan lahan gambut serta TMC,” ujar Harisson.
Harisson mengungkapkan, fenomena yang terjadi di wilayahnya bahwa kejadian hutan dan lahan yang terbakar pada 2020 - 2021 tidak terlalu banyak karena pandemi Covid-19. Selama pandemi tersebut, juga tidak ada kasus demam berdarah (DBD). “Saat Covid-19 berlalu, kasus karhutla dan angka DBD naik,” ujarnya.
Setelah wilayahnya diguyur hujan beberapa hari, Harisson berharap kondisi kualitas udara baik dapat terus berlanjut. Dia pun mengatakan hujan masih turun di wilayah Kubu Raya dan sekitarnya dengan intensitas ringan hingga sedang.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.