"Modus secara acak mendatangi korban beberapa anak kecil kemudian peremasan apabila ada perlawanan atay penolakan segera merangkul dan mengusap serta menurut keterangan saksi dilakukan terhadap beberapa anak. Alhamdulillah atas kerjasama dari semua pihak serta pendampingan dari pihak berwenang beberapa korban sudah bersedia menjadi saksi dan ikut melaporkan hal yang dialaminya," ucapnya.
Hadi menyebut, korban MDF sempat mengadu bahwa ke orangtua bahwa terjadi pencabulan berupa peremasan pada alat kelamin yang dilakukan tersangka N. Kemudian, korban bersama orangtua menghampiri tersangka dan menanyakan kebenaran tersebut.
"Setelah itu dua atau tiga jam kemudian Ybs mengadu ke orang tuanya telah terjadi pencabulan berupa tindakan peremasan. orang tua bersama korban mendatangi pelaku dan saat mendatangi pelaku terjadi perbincangan 'kenapa melakukan seperti itu? kenapa target anak saya?'. Tanpa disengaja korban jatuh kemudian di bawa ke RS dan dinyatakan meninggal dunia," tuturnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.