2. Pergerakan Awan Cumulonimbus
Adanya klaster awan Cumulonimbus (CB) di wilayah Jakarta. Tentunya menyebabkan angin kencang pada wilayah di DKI Jakarta.
Pasalnya, terbentuknya awan cumulonimbus tak hanya menghasilkan angin kencang mencapai 15 hingga 20 knots saja, namun biasanya disertai dengan hujan. Kondisi tersebut sempat terjadi di wilayah Jabodetabek pada awal tahun 2023 lalu.
3. Naiknya kecepatan angin
Kecepatan angin yang mencapai lebih dari 27,8 km/jam dari wilayah dengan tekanan udara tinggi ke rendah menyebabkan angin lebih kencang.
Kecepatan angin yang dihasilkan biasanya mencapai 160 km/jam. Sehingga tak jarang ketika angin ini muncul akan disertai dengan berbagai peristiwa lain, seperti pohon tumbang, kerusakan infrastruktur, hingga menimbulkan korban jiwa.
Demikian informasi mengenai penyebab angin kencang menurut BMKG.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.