Dia pergi bersama pasangannya dan beberapa temannya dari kota terdekat, Caravaca de la Cruz. Tidak jelas apakah dia selamat.
“Mereka pergi karena di Caravaca tidak ada klub malam,” kata ayah perempuan tersebut, bernama Jairo, kepada surat kabar tersebut. "Itu adalah kedua kalinya dia melakukannya."
Empat orang dirawat di rumah sakit karena menghirup asap, dan sebuah tempat olahraga setempat digunakan untuk memberikan konseling bagi mereka yang terkena dampak.
“Kami sangat terpukul,” kata Wali Kota Murcia Jose Ballesta. Dia telah menetapkan tiga hari berkabung di Murcia.
Kebakaran ini diyakini sebagai kebakaran klub malam terburuk di negara itu dalam lebih dari 30 tahun terakhir. Pada 1990, sebanyak 43 orang tewas dalam kebakaran di sebuah tempat di Zaragoza.
(Rahman Asmardika)