3. Yaman
Dikutip dari CSIS, Yaman sangat bergantung pada impor pangan dan bantuan internasional untuk memenuhi kebutuhan pangannya. Nilai total impor makanan di Yaman bahkan melebihi nilai semua ekspor dari negara ini.
Perang Rusia-Ukraina membawa dampak ganda bagi Yaman. Seperti penyumbatan ekspor Laut Hitam di mana Yaman mendapatkan hampir 45 persen impor gandumnya dari Rusia dan Ukraina.
Infrastruktur pertanian Yaman tidak berorientasi pada produksi biji-bijian, tingginya biaya bahan bakar juga menambah biaya produksi bagi para petani Yaman. Dampak dari perang ini benar-benar membawa Yaman masuk ke dalam krisis pangan.
4. Lebanon
Lagi-lagi tentang naiknya biaya impor gandum, konsumsi pangan di Lebanon bergantung pada utang dalam dan luar negeri untuk mensubsidi hingga 90 persen biaya impor gandum.
Pada Desember 2021, inflasi harga makanan mencapai 400 persen lebih tinggi dibandingkan tahun 2019. Hal ini diakibatkan nilai mata uang Lebanon yang jatuh. Kini, di saat kondisi perekonomian mereka yang belum membaik, perang Rusia-Ukraina menyebabkan inflasi harga gandum lebih cepat.