Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pabrik Pembuat Arang di Malang Hangus Terbakar

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 03 Oktober 2023 |11:40 WIB
Pabrik Pembuat Arang di Malang Hangus Terbakar
Pabrik arang di Malang hangus terbakar (Foto : Polsek Pakis)
A
A
A

 

MALANG - Pabrik industri rumahan pembuatan arang batok di Kabupaten Malang hangus terbakar. Kebakaran terjadi di industri rumah milik Moh Umar Miftahul Ulum pada lahan kaplingan RW 7 Desa Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Senin 2 Oktober 2023, sekira pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Pakis Iptu Sunarko Rusbiyanto menyatakan, awalnya pada Senin pagi pekerja pembuatan batok arang tengah membuat arang, seperti biasanya sejak pukul 09.00 WIB.

Di mana proses pembuatan arang dilakukan dengan cara membakar batok kelapa yang dimasukkan ke dalam drum, sekitar kurang lebih 19 drum.

"Kemudian dibakar dan apabila habis akan ditambah kembali bahan batok kelapa. kemudian sekitar jam 15.00 WIB, dikarenakan ada keperluan sehingga pelapor yang juga pemilik industri rumahan bersama Istikaromah, pergi ke Pujon dan meninggalkan proses pembakaran batok kelapa," ungkap Sunarko, pada Selasa pagi (3/10/2023).

Selanjutnya, pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB, pemilik usaha mendapat informasi melalui telepon dari Suwarno, industri rumahan pembuatan arang batok kelapa kebakaran. Ketika sang pemilik mengecek bangunan pabrik ternyata api sudah membumbung tinggi.

"Kemudian kami memanggil petugas Damkar, datang dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Malang dan (dua) unit ambulans, selanjutnya melakukan upaya pemadaman," bebernya.

Kencangnya angin dan beberapa bahan material bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat menghanguskan bangunan pabrik berukuran 10 x 18 meter dengan tembok bata dan seng setinggi kurang lebih 3 meter, sedangkan pada bagian atap tertutup oleh bambu dan seng.

"Sekitar jam 22.00 WIB api berhasil dipadamkan, dimana kejadian kebakaran tersebut diduga terjadi dikarenakan pembakaran batok kelapa di dalam drum, dimana asap dan api yang terlalu besar, sehingga membakar bambu dan seng atap bangunan, serta merembet kepada bahan lainnya yang mudah terbakar," terangnya.

Akibat kebakaran ini pemilik pabrik diperkirakan mengalami kerugian Rp 10 juta. Tetapi peristiwa kebakaran ini dipastikan tidak ada korban jiwa atau korban luka pada kebakaran itu.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement