"Dalam beberapa hari ini akan kita lakukan diversi untuk menetapkan statusnya apakah antara kelompok korban dan tersangka melakukan perdamaian atau tidak akan didampingi juga dengan bapas atau sosial sosial yang ada di masyarakat," tuturnya.
BACA JUGA:
Fauzan menambahkan, akibat penyiraman ini korban mengalami luka bakar di area wajah seperti mata dan mulut hampir kurang lebih 80%. Korban kemudian mendapat tindakan operasi beberapa kali untuk mengembalikan kondisi seperti semula.
"Setelah kejadian itu langsung dilaksanakan operasi di RS Koja, kemudian untuk saat ini informasi yang kami dapat korban sudah melaksanakan rawat jalan kemudian akan dilakukan operasi yang kedua dan ketiga menurut keterangan dari dokter," pungkasnya.
(Nanda Aria)