Pada Minggu (8/10/2023), maskapai penerbangan AS United Airlines, Delta Air Lines dan American Airlines mengatakan mereka telah menangguhkan penerbangan langsung ke Israel.
Dalam sebuah pernyataan, United mengatakan penerbangannya akan dihentikan sampai kondisi memungkinkan untuk melanjutkan penerbangan.
Delta mengatakan penerbangan "telah dibatalkan hingga minggu ini".
Sementara itu, 300 warga negara Polandia dan Hongaria telah dievakuasi melalui penerbangan, dan Thailand dan Nepal dikatakan sedang mempertimbangkan langkah serupa.
Royal Caribbean, operator kapal pesiar, mengatakan pihaknya “menyesuaikan beberapa rencana perjalanan di daerah tersebut” dan memberi tahu pelanggan yang terkena dampak.
Juru bicara Asosiasi Agen Perjalanan Inggris mengatakan wisatawan yang akan melakukan perjalanan ke Israel dalam waktu dekat harus mendiskusikan pilihan mereka dengan agen perjalanan atau operator tur mereka.
"Jika Anda bepergian dengan paket dan liburan Anda dibatalkan karena perubahan saran, Anda dapat menunda tanggal perjalanan, melakukan perjalanan ke tujuan alternatif, atau menerima pengembalian uang penuh,” terangnya.
"Jika Anda bepergian secara mandiri, Anda perlu mendiskusikan pilihan Anda dengan maskapai penerbangan dan penyedia akomodasi Anda,” lanjutnya.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.