Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dantim Provos Mabes TNI Dikeroyok 8 Pria, Begini Kronologi Lengkapnya

Muhammad Farhan , Jurnalis-Selasa, 10 Oktober 2023 |18:24 WIB
Dantim Provos Mabes TNI Dikeroyok 8 Pria, Begini Kronologi Lengkapnya
Anggota TNI Dikeroyok/Puspen TNI
A
A
A

JAKARTA -Polres Metro Jakarta Timur menyampaikan kondisi Dantim Provos Satpamwal Denma Mabes TNI, Sersan Mayor SP, yang mengalami pengeroyokan oleh delapan pemuda. 

Akibat pengeroyokan itu, Serma SP mengalami luka-luka berupa Mata kanan dan kiri memar, ada memar di kepala yang terasa pusing dan bengkak di bagian betis kaki kiri.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Gunarto mengatakan dirinya beserta jajaran telah menjenguk Serma SP yang hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur.

"Kami tadi pagi juga sudah menjenguk korban di Rumah Sakit. Yang jelas kelihatan lebam di muka dan badan," ungkap Gunarto saat dihubungi, Selasa (10/10/2023).

Gunarto mengatakan, Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur tengah menunggu hasil visum Serma SP guna melengkapi data-data penyelidikan kasus pengeroyokan tersebut. "Kami masih menunggu visum dokter," ungkap Gunarto.

Dia juga mengungkapkan kronologi dan motif pengeroyokan tersebut. Dia menjelaskan, saat itu Serma SP diketahui tengah mengendarai mobil Grand Max hitam namun bersenggolan dengan sepeda motor jenis Honda Beat, milik salah satu pemuda yang mengeroyoknya.

"Motifnya karena permasalahan di jalan, pada saat mengendarai kendaraan di jalan, kendaraan pelaku menyenggol kendaraan korban," tutur Gunarto.

Gunarto melanjutkan, SP selaku korban tengah mengendarai mobilnya di tanjakan yang berposisi tikungan tajam. Namun tiba-tiba, mobil yang berada di depan kendaraan SP, berhenti mendadak sehingga mengakibatkan laju kendaraannya juga berhenti dadakan.

 BACA JUGA:

"Posisi jalan agak tanjakan dan tikungan tajam, dan pada saat yang bersamaan ada kendaraan lain di depan mobil korban yang berhenti, sehingga korban otomatis juga berhenti," jelas Gunarto.

Di saat mengerem mendadak itulah, lanjut Gunarto, sepeda motor salah satu pemuda itu menabrak mobil SP. Lantaran tidak terima, keduanya mengalami percekcokan sehingga rekan dari pemuda tersebut ikut datang, dengan total delapan orang mengeroyok Serma SP.

"Namun kendaraan pelaku melaju dan menabrak mobil korban. Cek cok pun terjadi dan pelaku menghubungi teman-temannya sehingga terjadi pengeroyokan," jelas Gunarto.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement