JAKARTA - Bendahara Umum MNC Peduli, Stien Maria Schouten mengajak para pemuda Indonesia yang sehat untuk bergerak maju demi hidupnya. Hal itu disampaikan Stien pasca-melihat kondisi Dito Putra Pamungkas, seorang disabilitas yang tetap bergerak maju demi hidupnya meski dalam kondisi terbatas.
"Maka, saya mengajak pemuda-pemuda yang sehat, ayo kita bisa bergerak. Mas Dito dengan kondisi terbatas mau bergerak, apalagi pemuda yang badannya sehat," ujar Stien di Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2023).
Menurutnya, Dito merupakan sosok luar biasa dan inspiratif lantaran dalam kondisinya yang terbatas, Dito tetap gigih memperjuangkan hidupnya. Terlebih, meski dalam kondisi terbatas atas disabilitasnya, Dito gigih untuk terus melakukan usaha demi mendapatkan penghasilan.
"Mas Dito tak pernah tinggal diam, sebelumnya usaha pulsa, lalu dia meningkat lagi untuk dapat penghasilan yang lebih baik, beliau ada usaha tuk beternak tikus putih, di mana tikus putih ini dia akan jual ke market yang satu bulan bisa 400 ekor yah," tuturnya.
"Sungguh luar biasa dari penghasilan bisa dapat lumayan tuk biayai hidup yang Mas Dito saat ini hanya tinggal berdua dengan Ibunya karena ayah sudah tak ada, sudah meninggal," jelasnya.
Dia menerangkan, sikap Dito gigih dalam hidupnya itu menjadi pelajaran utama yang bisa diambil oleh setiap masyarakat, khususnya para pemuda. Pasalnya, sebagai manusia harus tetap berusaha sehingga para pemuda diharapkan bisa mencontoh Dito dalam berusaha untuk hidupnya itu meski dalam kondisi terbatas.
"Kenapa kita bisa kenal Mas Dito, beliau DM ke MNC Peduli, beliau butuh Aki tuk kursi rodanya yang sudah rusak, jadi kami follow up, kami datangi rumahnya dan kami lihat, kami sangat terharu, bahagia, masih ada sosok Mas Dito yang mau gigih berjuang untuk hidupnya," paparnya.
Stien menerangkan, bantuan berupa peralatan kursi roda listrik dan modal yang diberikan MNC Peduli pada Dito diharapkan membuat Dito memulai kembali usahanya beternak tikus putih. Pasalnya, pasca kursi roda listriknya itu rusak, dia tak bisa beraktivitas kembali di luar rumahnya hingga membuat usaha ternaknya itu mandek.
"Kami harap dengan bantuan ini kita juga akan berikan bantuan tuk memberi bibit tikus putih yah tuk di ternak sehingga bisa menghasilkan lagi seperti yang sudah dilakukan sebelum-sebelumnya," katanya.
BACA JUGA:
Sekedar diketahui, Dito Putra Pamungkas (29) merupakan seorang pemuda berdomisili di Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan yang memiliki kondisi disabilitas akibat penyakit polio yang ia derita sejak lahir. Meskipun masih bisa merasakan kakinya, namun kedua kakinya sudah tidak bisa digunakan untuk berdiri, apalagi untuk berjalan.
Selama ini, Dito sudah menggunakan kursi roda listrik yang ia gunakan untuk beraktivitas dan mencari penghasilan dengan beternak tikus putih. Namun sayangnya, kursi roda sebagai tumpuan hidup sehari-hari mengalami kendala sehingga Dito tidak bisa beraktivitas.
BACA JUGA:
Akibatnya, Dito terpaksa harus menggantungkan hidupnya pada ibunya yang bekerja sebagai buruh cuci. Sebagai tambahan, ia budidaya ikan hias untuk dapat dijual kembali kepada pedagan ikan hias tetapi masih belum bisa memenuhi kebutuhannya
Oleh karena itu, Dito memberanikan diri untuk memohon bantuan peralatan pendukung kursi roda listrik kepada MNC Peduli agar ia dapat kembali beraktivitas dan bekerja diluar yang bisa menjadi tambahan dalam menghidupi dirinya dan ibunya kembali.
Melihat kegigihan Dito, MNC Peduli dengan dukungan dari para #PahlawanKebaikan menyalurkan peralatan pendukung kursi roda listrik tersebut agar dapat kembali digunakan. Bantuan diserahkan oleh Bendahara Umum MNC Peduli, Stien M. Schouten pada Kamis (12/10/2023).
Selain memberikan bantuan peralatan pendukung kursi roda listrik, MNC Peduli juga memberikan modal untuk Dito meneruskan usaha peternakan tikus putih.
(Fakhrizal Fakhri )