Baginya, perang Israel-Palestina tak hanya berdampak pada situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, getapi juga bagi warga dunia. Untuk itu, Hikmahanton berkata, sudah menjadi kewajiban bagi kalangan internasional agar ikut berpartisipasi dalam menciptakan kedamaian Israel-Palestina.
“Perang di Palestina akan menambah multi-krisis global di mana rakyat di negara berkembang yang akan terdampak,” sebutnya.
Sekadar informasi, dalam Sidang P20 yang digelar di India akhir pekan lalu, Puan bersama ketua parlemen Turki, China, Afrika Selatan dan Rusia menyampaikan keberatan karena forum parlemen G20 tersebut tidak menyinggung soal isu Palestina dalam joint statement yang merupakan kesimpulan sidang.
Padahal, dalam joint statement P20 Summit ke-9 menyinggung tentang isu kemanusiaan di Ukraina yang sedang berperang dengan Rusia. Keberatan disampaikan Indonesia bersama sejumlah negara lewat dokumen joint reservation (keberatan bersama).
Joint reservation itu dibuat karena Indonesia, Turki, China, Afrika Selatan dan Rusia merasa sidang P20 tidak seimbang karena tidak memasukkan isu Palestina pada joint statement.
(Arief Setyadi )