JAKARTA - Aksi pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Warakas VI, RT 12 RW 10 Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Spesiali pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terdiri dari empat orang berbagi peran menggasak motor milik warga, aksi ini pun terekam CCTV setempat.
Dari keempat pelaku salah satunya merupakan seorang wanita. Dalam melancarkan aksi ini para pelaku saling berbagi peran masing-masing. Ada pelaku yang bertugas membuka pagar dan merusak kunci, ada juga yang bertugas memantau situasi.
Berdasarkan rekaman CCTV, aksi ini dimulai saat keempat pelaku di depan rumah yang menjadi targetnya. Satu pelaku yang berperan sebagai eksekutor berhasil merusak rumah kunci motor incarannya.
Sementara pelaku yang lain juga pun membantu pelaku tersebut mendorong motornya untuk kabur dari lokasi kejadian tanpa diketahui pemilik rumah. Aksi ini pun terjadi dengan cepat saat kondisi di sekitar sedang ramai.
Pemilik motor Maryati (50), mengatakan, aksi pencurian sepeda motor ini terjadi pada pagi-pagi buta sekitar pukul 6.30 WIB pada Minggu 22 Oktober 2023 pagi kemarin.
"Pagi ya jam 6.30, setengah 7-an, pelakunya empat orang naik motor boncengan cuman motornya itu nggak ada pelatnya semua. Yang tiga orang nunggu di depan terus temannya satu masuk ke dalam," Kata Maryati, ditemui Senin (23/10/2023).
"Satu pelaku membuka kunci dulu terus keluar lagi, terus gantian temennya yang satu masuk, ngambil motornya, yang pake baju hitam, yang satunya pakai baju hijau kelihatan di CCTV," imbuhnya.
Menurut Maryati, dirinya tidak pernah melihat wajah-wajah para pelaku. Diduga, para pelaku ini merupakan orang yang tinggal di luar wilayah Warakas, namun sudah sering berkeliling di lokasi untuk memantau motor.
"Mereka laki-laki tiga, perempuan satu. Saya belum pernah liat muka-mukanya, kayaknya bukan orang daerah sini deh, baru pertama kali lihatnya," ujarnya.
Adanya aksi pencurian ini, menurut Maryati bukanlah yang pertama melainkan sudah sering. Di rumahnya saja sudah lima motor hilang. Tak hanya itu, banyak motor miling tetangganya yang juga tak luput dari incaran maling.
"Wilayah sini sering kejadian curanmor. Udah cukup lama sih empat kali itu, selang setahun. Ada yang gagal, selang enam bulan, bulan puasa kemarin sempat mau diambil cuma gagal karena ketahuan terus dia balik lagi," katanya.
Atas kasus ini, Maryati mengaku sudah melapor ke Polsek Tanjung Priok. Dirinya berharap pihak kepolisian bisa segera menindaklanjuti laporannya dengan menangkap para pelaku yang terekam jelas di CCTV.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.