TANGERANG - Hari kelima terbakarnya TPA Rawa Kucing, kondisi di lokasi kejadian saat ini sudah terkendali pada hari ini, Selasa (24/10/2023).
Berdasarkan data BPBD Kota Tangerang, kondisi terkini penanganan tinggal tersisa 20 persen dari sebelumnya 80 persen dengan total 34 hektare lahan TPA yang telah terbakar.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kepulan asap sudah mulai reda dan titik api sudah tidak terlihat pada siang ini.
Kepala BPBD Kota Tangerang, Maryono Hasan mengungkapkan bahwa di hari kelima ini penanganan dua jalur, yaitu darat dan udara masih dimaksimalkan. Jalur udara, masih dikerahkannya satu unit helikopter water bombing dengan fokus area pintu tiga.
"Sedangkan jalur darat ada tujuh tim yang disebar. Selain di pintu satu dan dua untuk pendinginan ulang, karena di sana memang sudah aman. Sisanya tim banyak disebar di pintu tiga, serta titik baru tim dipasang di area belakang melalui akses persawahan di UPT Multikultura DKP Kota Tangerang," ujar Maryono.
Ia pun menjelaskan bahwa ratusan personel diterjunkan untuk memadamkan api di lokasi yang bekerja aktif membagi waktu atau shift kerja. Ini merupakan petugas gabungan, mulai dari jajaran OPD Pemkot Tangerang, DKI Jakarta, Kota Tangsel, Provisi Banten, KLHK dan BNPB yang masih ada di lokasi.
"Hari kelima ini kita kian optimis. Progresnya terus terlihat, luasan terus berkurang, dan insyaallah akan segera padam total. Seluruh petugas terus semangat, tak kenal lelah, dan pantang pulang sebelum padam," seru Maryono.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenko Marves), Nani Hendiarti mengatakan penanganan di TPA Rawa Kucing termasuk cepat karena dalam 5 hari sudah bisa dikendalikan. Tak hanya itu, Pemerintah Kota Tangerang juga tidak menghentikan layanan pengangkutan sampah, meskipun TPA terbakar.
BACA JUGA:
"Iya ini termasuknya cepat ya karena kalau dilihat dari daerah lain itu biasanya lebih memakan waktu bahkan ada yang luasnya lebih kecil dari di sini juga memerlukan waktu yang lebih lama untuk penanganannya," tutur Nani.
BACA JUGA:
Lebih lanjut, Deputi menyampaikan bahwa pihaknya bersama Kemenko Marves siap memfasilitasi sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar proses penanganan kebakaran dapat semakin optimal.
"Ya agenda kita di sini adalah untuk meninjau sekaligus mengidentifikasi kebutuhan apa saja yang sekiranya diperlukan untuk membantu penanganan kebakaran." imbuh Deputi.
Ratusan petugas gabungan telah diterjunkan sejak hari pertama kebarakan pada Jumat (20/10/2023) lalu. Kemudian tim KLHK yang tergabung dalam Manggala Agni juga telibat pemadaman di hari ke 4 termasuk juga water bombing yang dilakukan oleh BNPB. Sehingga upaya penanganan kebakaran di TPA tersebut dinilai relatif cepat.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.