Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TPA Jalupang Karawang Terbakar, Empat Desa Terkepung Asap

Nila Kusuma , Jurnalis-Senin, 30 Oktober 2023 |18:08 WIB
 TPA Jalupang Karawang Terbakar, Empat Desa Terkepung Asap
Petugas pemadam tengah padamkan api di TPA Jalupang (foto: dok ist)
A
A
A

KARAWANG - Kebakaran terjadi di tempat pembuangan akhir (TPA) Jalupang, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, berdampak terhadap warga di empat desa. Kebakaran yang terjadi sejak Sabtu (28/10) hingga Senin (30/10) api masih terlihat berkobar disejumlah tempat. Pemkab Karawang menerjunkan tenaga kesehatan membantu warga yang terdampak asap kebakaran.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, Wawan Setiawan mengatakan, kebakaran di TPA Jalupang terjadi sejak Sabtu, namun api membakar seluruh gunungan sampah pada Minggu siang hingga Senin ini. Sedikitnya ada empat desa yang terdampak kebakaran karena asap sampai kewilayah pemukiman yaitu Desa Pucung, Desa Pangulah, Desa Cikampek Utara dan Desa Wancimekar.

"Yang paling parah di Desa Wancimekar karena jampir seluruh warganya mengeluh karena asap." kata Wawan, Senin (30/10/23).

Menurut Wawan kebakaran diketahui petugas DLHK Karawang berdasarkan informasi dari seorang pemulung yang sedang mengais sampah. Dia melihat api disalah satu titik yang terlihat mulai membesar kemudian melaporkan ke petugas DLHK. Kemudian petugas DLHK langsung melaporkan peritiwa kebakaran itu ke kantor Dinas Kebakaran untuk dilakukan Pemadaman. Namun meski petugas Damkar datang namun api terus membesar hingga saat ini belum masih ada titik api.

"Masih ada titik api yang masih dilakukan pemadaman hingga semuaya benar benar padam," katanya.

Wawan mengaku belum tahu penyebab kebakaran di TPA Jalupang karena masih ditangani pihak kepolisian. Hanya saja Pemkab Karawang masih melakukan pertolongan kepada warga yang terdampak oleh asap kebakaran.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement