GAZA - Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) memperingatkan rumah sakit (RS) Al-Quds di Kota Gaza akan ditutup dalam beberapa jam mendatang, mengancam nyawa pasien dan bayi.
“Rumah Sakit Al-Quds berisiko ditutup dalam 3 jam mendatang karena menipisnya persediaan bahan bakar dan tidak datangnya bantuan,” kata PRCS dalam keterangannya pada Sabtu (11/11/2023) dini hari waktu setempat.
“500 pasien dan korban luka akan kehilangan layanan medis. Mereka yang berada di ICU dan bayi di inkubator akan kehilangan nyawanya,” lanjutnya.
Pada Rabu (8/11/2023), PRCS mengatakan pihaknya mengurangi sebagian besar operasi di tengah kekurangan bahan bakar untuk memastikan penyediaan layanan minimal.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Ramallah pada Kamis (9/11/2023), sejauh ini, setidaknya 18 dari 35 rumah sakit yang berfungsi di Gaza telah berhenti beroperasi.
Militer Israel mengatakan Hamas ‘menempelkan’ diirinya dalam infrastruktur sipil, sehingga mereka akan menyerang Hamas di mana pun diperlukan.
Sebelumnya Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza yang kini tengah menangani puluhan ribu lebih pasien harus menyatakan ditutup mulai besok. Hal ini, dikarenakan RSI tengah kehabisan Solar.