Sebelumnya, viral di media sosial seorang wanita berinisial AS menjadi sasaran teror oder fiktif ojek online ke alamat rumah Kampung Bedah, Pabuaran Mekar, Cibinong, Kabupaten Bogor. Diduga wanita tersebut diteror usai tak merespons seorang pria berinisial W yang dikenal melalui media sosial.
Terlihat dalam unggahan laman Instagram @infodepok_id wanita berinisial AS sampai memasang selebaran untuk para pengemudi Ojol yang terkena order fiktif. AS pun mengaku mendapat sasaran order fiktif mencapai belasan kali.
"Kronologinya ada cowo yang saya kenal dari medsos, ngaku dari Semarang. Dia penonton live tiktok. Kebetulan saya punya warung di rumah. Dia bilang mau jajan ke warung saya. Setelah saya mengenali beberapa bulan saya baru berani kirim serlok (share location) ke dia setelah itu saya gak pernah merespon dia," cerita kronologis dalam caption laman Instagram @infodepok_id dikutip MNC Portal Indonesia.
(Angkasa Yudhistira)