Tetapi pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab dan motif kematian ketiga korban nekat berbuat hal tersebut. Apalagi sebelum kejadian sang ayah sempat meminta anak perempuan satunya berinisial K, untuk tidur di kamar tengah sendirian.
"Jadi menyampaikan bahwa sekira pukul 03.00 sebelum subuh, anak-anak ini kebetulan kamarnya berbeda dengan kamar bapak ibunya. kami masih dalam ini untuk untuk laporan detail, belum temukan masalah apa," tuturnya.
Di sisi lain, Doddy Wokanubun saudara sepupu korban menuturkan, bila temuan pesan yang ditulis Wahaf Efendi tertulis di kaca cermin. Tulisan itu menggunakan spidol berwarna hitam permanen.
"Ada pesan di lemari, keterangan anaknya yang selamat itu ditulis bapaknya ditulis di kaca, ada keluhan. Tahunya kejadian jam 8 tadi. Ditulis di kaca langsung, keterangan anaknya itu tulisan bapaknya," kata Doddy Wokanubun, ditemui terpisah.
Sebelumnya diberitakan, warga di RT 3 RW 10 Dusun Boro Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Selasa pagi (12/12/2023) digegerkan dengan penemuan tiga orang satu keluarga dalam keadaan sekarat di rumahnya. Ketiga orang ini ditemukan dua dalam keadaan meninggal yakni perempuan berusia sekitar 35 tahun bernama Sulikhah dan satu anaknya berinisial R, serta Wahaf Efendi yang ditemukan penuh luka sayatan di tangan kiri.
Wahaf sendiri akhirnya dinyatakan tewas seusai dilarikan ke RS dr. Moenir Lanud Abdulrahman Saleh Malang. Korban mengalami luka sayatan di tangan kirinya. Jasad Wahaf sendiri akhirnya dibawa ke RSSA Malang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
Kesimpulan awal kepolisian menduga ketiganya tewas karena bunuh diri. Tetapi jatuh penyebab lebih lanjut, kepolisian masih mendalami penyebab dan motif kematian korban.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.