Karena itu, Hary Tanoe berharap, majelis ini dapat dikembangkan lebih luas lagi di tingkat provinsi hingga kota di seluruh Indonesia.
"Harapan saya ini dikembangkan lebih luas dan pergerakan ini buat pengurus dikoneksi, dan terus nanti turun ke kabupaten dan kota," ucapnya.
Sementara itu, TGH Najmul Akhyar mengungkap syukur usai dilantik sebagai Ketua Pusat Majelis Dzikir Al-Ittihad Perindo periode 2023-2028. Najmul menyampaikan, akan melaksanakan amanah tersebut sebagaimana cita-cita Partai Perindo.
"Saya ingin menegaskan bahwa terbentuknya Majelis Dzikir ini adalah merupakan langkah partai untuk menegaskan bahwa Perindo ini merupakan partai nasionalis religius, jadi persoalan-persoalan mengenai agama tidak terabaikan," kata Najmul.
Najmul mengatakan, dirinya ingin menguatkan terlebih dahulu pondasi majelis dzikir ini. Dia menargetkan untuk dibentuk di seluruh wilayah Indonesia.
"Di setiap Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) kemudian DPW membentuk majelis-majelis taklim di setiap daerah atau desa. Bayangin setiap desa ada majelis taklim kemudian berdoa untuk indonesia ini, luar biasa.
Kedua, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan majelis ini menjadi bagian dari kegiatan ekonomi masyarakat dengan membentuk kegiatan usaha bagi kelompok kecil. Hal itu sesuai dengan tujuan partai Perindo untuk Indonesia Sejahtera.
"Misalnya usaha-usaha yang dibentuk dari kelompok kecil yang ada di masyarakat. Itu rill ikhtiar ekonomi," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.