Asap juga terlihat mengepul dan suara tembakan terdengar di sekitar Rumah Sakit Nasser, fasilitas medis terbesar yang masih berfungsi di Gaza.
Media Palestina mengutip direktur bedah rumah sakit tersebut yang melaporkan bahwa mereka telah menerima 50 orang tewas dan lebih dari 100 orang terluka sejak malam itu.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan puluhan orang tewas atau terluka di sebelah barat Khan Younis pada Senin (22/1/2024), dan orang-orang terpaksa menguburkan 40 jenazah di halaman Rumah Sakit Nasser karena tidak aman di luar.
Seorang dokter di unit gawat darurat mengatakan kepada Reuters bahwa rumah sakit tersebut kewalahan menangani korban jiwa dan berada di ambang kehancuran.
“Dengan adanya pengepungan di lingkungan dekat Nasser (rumah sakit), sangat sulit untuk memberikan bantuan medis ke rumah sakit, dan sangat sulit untuk terus merawat pasien,” kata Ahmed Abu Mustafa, seraya menambahkan bahwa tidak ada obat anestesi, atau sumber daya medis apa pun.
Juru bicara kementerian kesehatan juga mengatakan kepada Reuters bahwa pasukan Israel telah menyerbu Rumah Sakit al-Khair di daerah al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis.
(Susi Susanti)