Tak hanya di militer, Kahar juga terjun ke politik dan pemerintahan. Baik jabatan eksekutif maupun legislatif pernah didudukinya.
Dia pernah menjadi Gubernur Provinsi Riau (1960–1966), Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Riau (1962–1967), Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara Golongan Daerah (1962–1967), Pimpinan Universitas Islam Riau (1962–1965).
Kemudian, Ketua Dewan Rektor Universitas Negeri Riau (1963–1967), Inspektur Jenderal Departemen Penerangan RI (1973–1982) Gubernur Provinsi Sumatra Utara (1983–1988).
Kahar juga meraih Gelar Kehormatan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI, 1981 oleh Menteri Pertahanan Keamanan Republik Indonesia.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.