Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Bocah di Bekasi Diduga Dibunuh Ibunya dengan 20 Tusukan

Awaludin , Jurnalis-Jum'at, 08 Maret 2024 |07:02 WIB
5 Fakta Bocah di Bekasi Diduga Dibunuh Ibunya dengan 20 Tusukan
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

4. Korban Diduga Dibunuh Ibu Kandungnya

 

 

"(Korban) ditusuk berkali kali, yang mana diduga pelakunya adalah ibu kandung daripada korban," Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra kepada wartawan, Kamis (7/3/2024).

Hanya saja, polisi masih melakukan gelar perkara atas kasus itu. Polisi baru akan menetapkan status tersangka ketika gelar perkara rampung. Adapun polisi selanjutnya akan memeriksa kondisi psikologis dari terduga pelaku.

 

5. Pelaku Tertawa Ngaku Dapat Bisikan Gaib

 

Saat dilakukan pemeriksaan, bukannya sedih kehilangan buah hatinya, ibu korban justru sempat tertawa.

"Kondisinya tadi dimintai keterangan oleh tim penyidik dari PPA maupun Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota, kondisi yang bersangkutan masih stabil dan mohon maaf tadi pada saat diambil keterangan sempat ketawa," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, kepada wartawan.

Wira menambahkan, status ibu korban saat ini masih terduga pelaku. Sebab pihaknya masih terus mengumpulkan bukti-bukti lain untuk mengungkap siapa orang yang begitu tega menghabisi nyawa bocah tersebut.

"Dari hasil olah TKP ditemukan bahwa korban ditusuk berkali kali dan yang mana diduga pelakunya merupakan ibu kandung daripada korban dan saat ini korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum atau diotopsi," sambungnya.

Menurutnya, ibu korban tega menghabisi nyawa anaknya usai mendengar bisikan gaib. Korban diketahui meninggal dunia dengan 20 luka tusukan di tubuhnya.

"Motifnya masih pendalaman, tapi hasil wawancara sementara bahwa yang terduga pelaku (ibu) mendapatkan bisikan gaib," sambungnya.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement