Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Fakta Gempa M6,0 Guncang Pulau Karatung Sulut

Awaludin , Jurnalis-Sabtu, 09 Maret 2024 |04:00 WIB
 4 Fakta Gempa M6,0 Guncang Pulau Karatung Sulut
Illustrasi (foto: dok freepik)
A
A
A

GEMPA BUMI berkekuatan Magnitudo 6,0 mengguncang Pulau Karatung, Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, pada Jumat 8 Maret 2024, sekira pukul 16.11 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa berada di kedalaman 141 kilometer. Berikut sejumlah faktanya:

1. Gempa Tak Menimbulkan Tsunami

 

“Gempa (UPDATE) Mag:6.0, 08-Mar-24 16:11:48 WIB, Lok:5.73 LU, 126.88 BT (Pusat gempa berada di laut 110 Km Baratlaut Pulau Karatung), Kedlmn:141 Km Dirasakan (MMI) III Talaud,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya.

BMKG mengatakan informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga belum dipastikan dampak gempa. Gempa tidak berpotensi tsunami.

“Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” katanya.

2. Gempa Akibat Deformasi Lempeng Laut Filipina

 

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,73° LU ; 126,88° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 39 Km arah Timur pada kedalaman 141 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya deformasi di dalam Lempeng Laut Filipina. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ),” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya, Jumat (8/3/2024).

3. Gempa Dirasakan di Daerah Talaud

 

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Talaud dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

4. Imbauan kepada Warga

 

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” imbaunya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement