BANDUNG - Warga di kawasan Bandung Raya diminta tetap mewaspadai potensi terjadinya angin kencang. Angin kencang diprediksi masih mengintai Bandung Raya hingga akhir Maret 2024 mendatang.
Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Darmawan menjelaskan, angin kencang ini masih berpotensi terjadi karena saat ini masuk pada masa peralihan musim hujan ke kemarau atau pancaroba.
"Karena masa pancaroba, awal musim kemarau itu diperkirakan di bulan April, sehingga (angin kencang) bisa terjadi 2 hingga 3 minggu ke depan, tergantung kekuatan angin muson timur dari Australia yang masuk Indonesia," jelas Darmawan, Rabu (14/3/2024).
Menurut Darmawan, angin kencang tersebut lebih berpotensi terjadi pada siang hari.
"Kejadian di siang hari lebih banyak dibanding kejadian di malam hari karena pada siang hari itu permukaan laut semakin masif dipanaskan matahari sedangkan malam hari tidak," terangnya.
Oleh karenanya, Darmawan kembali mengingatkan warga Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang untuk selalu waspada dengan potensi angin kencang yang bisa terjadi kapan saja.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.