Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sekjen Perindo: Bagaimana Mungkin PDIP Jadi Pemenang, tapi Suara Capresnya Paling Rendah

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Kamis, 21 Maret 2024 |20:43 WIB
Sekjen Perindo: Bagaimana Mungkin PDIP Jadi Pemenang, tapi Suara Capresnya Paling Rendah
Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq (Foto: MPI/Aldhi)
A
A
A

Menurutnya, itulah yang disebut runtuhnya teori-teori demokrasi atau teori-teori yang ada di sekolah, yang ada di para pengamat, oleh para pemantau, tak ada lagi teori demokrasi hari ini. Adanya adalah kecurangan demi kecurangan yang meluluhlantahkan seluruh tatanan itu.

"Maka, dengan realita hari ini ketika pasangan 03, Mas Ganjar sampaikan ke MK itu adalah jalan untuk mencari keadilan. Di luar itu juga ada yang disebut Hak Angket, itu cara tuk mencari keadilan dan membingkar praktik-praktik yang sifatnya manipulatif," jelasnya.

 BACA JUGA:

Dia menambahkan, uniknya, pada pemilu 2024 ini bukan hanya soal angka-angka, bukan hanya soal kuantitas, tapi segala kekuatan yang terkait kekuasaan itu bergerak secara masif. Mereka bergerak untuk mengubah seluruh tatanan yang sudah ada itu sehingga diarahkan pada kepentingan tertentu.

(Salman Mardira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement