Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Beralasan Sakit, Kepsek Penganiaya Siswa di Nisel hingga Tewas Belum Ditahan

Jonirman Tafonao , Jurnalis-Kamis, 25 April 2024 |13:12 WIB
Beralasan Sakit, Kepsek Penganiaya Siswa di Nisel hingga Tewas Belum Ditahan
Oknum Kepsek penganiaya siswa hingga tewas (Foto: dok istimewa)
A
A
A

Polres Nias Selatan bergerak cepat tangani kasus tersebut dengan memintai keterangan beberapa saksi (siswa lain rekan korban), guru, terlapor dan pelapor, melakukan autopsi, hingga rekonstruksi digelar.

Dari rekonstruksi yang digelar Senin 22 April 2024, Freddy Siagian mengatakan, diduga pelaku SZ memperagakan 17 adegan, hingga adegan pemukulan pada 8 orang siswanya didepan kelas dan diduga menyebabkan salah satu siswa tersebut meninggal dunia.

"Kegiatan rekonstruksi yang berlangsung selama 90 menit tersebut ada 17 adegan yang diperagakan dalam kasus penganiayaan yang diduga menyebabkan YN meninggal," kata Freddy.

Berdasarkan hasil rekonstruksi, diperlihatkan pelaku SZ yang merupakan Kepala Sekolah dari korban telah memukul kening korban YN sebanyak lebih dari tiga kali dengan menggunakan sisi luar dari kepala tangannya, dengan alasan memberikan pembinaan karena adanya laporan dari sekcam Siduaori bahwa kelima siswa tersebut tidak melaksanakan prakerin dengan baik saat di kantor Camat Siduaori.

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement