Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Gunung Ruang Kembali Erupsi, Status Awas hingga Evakuasi 12 Ribu Warga

Awaludin , Jurnalis-Rabu, 01 Mei 2024 |05:17 WIB
 5 Fakta Gunung Ruang Kembali Erupsi, Status Awas hingga Evakuasi 12 Ribu Warga
Gunung Ruang saat meletus (foto: dok BNPB)
A
A
A

LANGIT di Kota Manado terlihat gelap gulita seakan mendung, karena disebabkan letusan Gunung Ruang di Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), pada Selasa 30 April 2024 pagi.

Akibat dampak erupsi, operasional bandara internasional Sam Ratulangi Manado ditutup sementara. Berikut sejumlah faktanya:

1. Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado Ditutup

"Mendasari hasil pengamatan aktivitas abu vulkanik gunung ruang dan Notam : A1144/24 NOTAMN, demi menjaga aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, operasional bandara Internasional Sam Ratulangi Manado ditutup sementara sampai dengan Selasa 30 April 2024 pukul 12.00 Wita," ujar Humas Bandara Sam Ratulangi Manado, Yanti Pramono.

Diketahui, Gunung Ruang pertama kali erupsi pada Selasa (16/4) malam. Sekira seminggu terhenti, Gunungapi stratovolcano Tipe-A dengan ketinggian 725 meter di atas pemukaan laut ini kembali erupsi pada Selasa (30/4).

Saat ini, Gunung Ruang berada pada Status Level IV (Awas), masyarakat di sekitar Gunung ruang dan pengunjung atau wisatawan agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 6 km dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

2. Status Gunung Ruang Dinaikin ke Level IV

 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan status Gunungapi Ruang dinaikin menjadi level IV atau 'Awas' per hari ini, Selasa (30/4).

"Per dini hari tadi pukul 01.30 WITA itu statusnya kembali dinaikkan oleh pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi dari level III menjadi level IV," kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang disiarkan YouTube BNPB Indonesia, Selasa (30/4/2024).

3. Tak Ada Aktivitas Masyarakat Dalam 7 Km

 

Atas kenaikan status tersebut, bahwa ada kawasan-kawasan yang harus dikosongkan tidak boleh ada aktivitas ataupun masyarakat di dalamnya.

"Sebagai konsekuensi dan implikasi dari kenaikan status ini kita kembali lagi ke situasi dua minggu yang lalu artinya ada kawasan-kawasan yang harus dikosongkan dengan alasan apapun tidak boleh ada masyarakat tidak boleh ada aktivitas," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

BNPB menghimbau masyarakat yang bermukim pada wilayah Pulau Tagulandang dan berada dalam radius 7 km agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius 7 km.

"Pada erupsi kali ini itu terdampak lontaran batu pijar sehingga PVMBG menaikkan atau memperluas radius dari puncak gunung yang harus dikosongkan oleh masyarakat menjadi 7 km," kata Abdul Muhari.

Masyarakat juga dihimbau untuk selalu menggunakan masker, untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernafasan.

4. BNPB Bakal Evakuasi 12 Ribu Orang

 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan melakukan evakuasi terhadap belasan ribu jiwa akibat erupsi yang kembali terjadi pada Gunung Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, dini hari tadi.

"BNPB sudah mengestimasi populasi penduduk yang harus kita evakuasi itu lebih kurang 11.000 hingga 12.000 jiwa," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya yang disiarkan YouTube BNPB Indonesia, Selasa (30/4/2024).

Abdul Muhari mengatakan karena terjadinya erupsi kembali maka status status Gunung Ruang dinaikin menjadi level IV atau 'Awas'. Beberapa pihak antara lain BNPB, BPBD Provinsi Sulawesi Utara, TNI dan Polri melakukan rapat koordinasi untuk penanganan erupsi tersebut.

"Ada beberapa hal yang menjadi kesepakatan dari rapat tersebut pertama status tanggap darurat erupsi gunung ruang yang sebelumnya berakhir kemarin 29 April itu di perpanjang 14 hari mulai tanggal 30 April hingga 13 Mei 2024," kata Abdul Muhari.

Lalu, kata Abdul Muhari, masyarakat di Pulau Ruang nantinya akan diungsikan. Sebanyak 834 jiwa akan diungsikan dan dievakuasi ke Kota Manado.

5. Sekolah di Manado dan Minahasa Utara Diliburkan

 

Kegiatan belajar mengajar di Sekolah yang ada di Manado dan Minahasa Utara (Minut) diliburkan sementara, akibat dampak dari erupsi gunung ruang yang kembali meletus pada Selasa (30/4/2024) pukul 02.35 Wita.

Pemberitahuan libur sekolah itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Steve H. A Kepel lewat surat pemberitahuan nomor 360/24.3018/SEKR- tertanggal 30 April 2024.

Surat yang ditujukan kepada Walikota Manado dan Bupati Minahasa Utara itu menyampaikan bahwa berdadarkan surat Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Nomor: /GL.03/BGV/2024 tanggal 30 April 2024 perihal penyampaian kenaikan tingkat aktivitas gunung ruang, status gunung ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) dinaikkan dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas) seiring dengan erupsi yang terjadi pada tanggal 30 April 2024 pukul 01.15 Wita.

Bahwa akibat dari erupsi dimaksud, abu vulkanik dari gunung ruang telah menyebar ke seputaran daerah Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara.

"Sehubungan dengan hal tersebut, untuk mengurangi dampak abu vulkanik dimaksud, khususnya bagi kesehatan para peserta didik, maka dimintakan kepada saudara untuk meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar sekolah di wilayah masing masing sampai dengan kondisi kembali kondusif dan memungkinkan dilaksanakannya kegiatan belajar mengajar," tutur Sekdaprov Sulut, Steve H. A Kepel, Selasa (30/4/2024).

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement