TANGSEL - Sebuah video yang diunggah aktor senior Ikang Fawzi viral hingga membuat heboh pada Rabu 22 Mei 2024. Suami Marissa Haque itu mengungkap jika dirinya antre dari pagi hingga sore untuk mendapat pelayanan di BPJS Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Video itu diunggah melalui akun pribadinya @ikangfawzie. "Hai, hari ini dari pagi gua ngantre di BPJS Kesehatan di Tangsel, di BSD Tangsel. Ngantre dari jam 9 nan tadi ya, baru dapat jam 3-an," katanya mengawali video itu dikutip, Jumat (24/5/2024).
Menanggapi itu, BPJS Kesehatan Kota Tangsel memberikan keterangan terkait membludaknya antrean fisik hingga membuat banyak peserta antre panjang hampir seharian.
"Benar. Bapak Ikang Fauzi memang datang ke BPJS Kesehatan Kota Tangerang Selatan pada tanggal 13 Mei 2024," terang Kepala BPJS Kesehatan Kota Tangsel, Tiasa Nugraha kepada MNC Portal.
Ia menyebut, hari Senin saat kedatangan Ikang Fawzi itu merupakan hari pertama masuk kerja selepas libur panjang cuti bersama selama 4 hari yakni Kenaikan Isa Almasih tanggal 9 Mei dan cuti bersama tanggal 10 Mei, lalu berlanjut libur haru Sabtu dan Minggu.
"Sehingga peserta membludak yang datang ke kantor untuk melakukan layanan administrasi kepesertaan pada hari Senin 13 Mei 2024, karena tertunda selama 4 hari libur sebelumnya tersebut," imbuhnya.
Dilanjutkan dia, pada hari Senin itu total peserta yang dilayani di loket mencapai sekira 200 orang, dari yang biasanya rata-rata hanya mencapai 120 orang. Situasi itu ditambah pula adanya perbaikan sistem secara nasional.
"Pada hari yang sama, BPJS Kesehatan kebetulan melakukan maintenance jaringan/sistem secara nasional dalam rangka peningkatan layanan.
Sehingga dengan 2 kondisi di atas, membuat pelayanan di loket menjadi tidak optimal seperti biasanya," ujarnya.
Mewakili BPJS Kesehatan Kota Tangsel, Tiasa pun meminta maaf atas kejadian itu. Dia mengaku pelayanan di kantornya selalu ramai tiap hari namun tetap berlangsung lancar.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan peserta yang datang ke kantor pada hari tersebut, yang mungkin harus menunggu lebih lama dari biasanya," pungkasnya.
(Arief Setyadi )