Saat ini, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium baik dari sampel makanan, muntahan maupun fases para pasien untuk memastikan penyebab kejadian ini. Termasuk memastikan penyebab salah satu warga yang meninggal dunia.
"(Hasil uji lab) belum (keluar)," pungkasnya.
Sebelumnya, puluhan warga Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor diduga keracunan makanan massal sejak Senin 3 Juni 2024. Hingga saat ini, tercatat jumlahnya mencapai 94 orang dan satu orang di antaranya meninggal dunia.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.