JAKARTA - Plt Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mochammad Afifuddin mengaku bukan hal mudah menyukseskan gelaran Pilkada serentak 2024. Sebab di tahun yang sama pihaknya masih dibebani putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan KPU untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 20 wilayah.
Untuk itu, Afifuddin meminta agar seluruh lembaga pemerintah baik pusat dan daerah ikut bersama-sama mendukung KPU mensukseskan Pilkada 2024.
"KPU, Bawaslu, DKPP Insyaallah akan bergandengan tangan untuk menyukseskan Pilkada kita semua, para Gubernur, para Bupati, Walikota dan seluruh pihak kepolisian TNI kami mohon support untuk mengawal proses pemilu kita, (agar) Pilkada kita berjalan dengan baik. Ini pekerjaan yang tidak mudah," ujar Afifuddin dalam rapat koordinasi kesiapan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2024 di wilayah Sumatera, melalui YouTube Kemenkopolhukam RI, Selasa (9/7/2024).
Afifudin menjelaskan tahapan Pilkada 2024 saat ini sedang berlangsung proses Pencocokan dan penelitian (coklit) dimulai sejak 31 Mei 2024 sampai 23 September 2024. Hal tersebut juga berbarengan dengan proses PSU di sejumlah daerah.
"Dalam konteks KPU juga dilakukan di situasi yang harus kita benar-benar konsentrasi karena baru saja melaksanakan Pilkada dan hari ini masih ada beberapa residu yang belum selesai. Ada beberapa PSU," katanya.