"Di tanggal 13 Juni 2024 (PSU) di Sumbar, itu PSU DPD 17.000 TPS, temuan di Gorontalo, itu di dapil Gorontalo 2, dua kabupaten. Di Kaltara juga di dua atau satu kabupaten, kemudian di Papua Pegunungan ini juga di Jayawijaya selain yang sanding data sanding data," sambungnya.
Namun dia menegaskan, dengan segala permasalahan itu, KPU tentunya dalam posisi siap menggelar pilkada serentak 2024.
"Inilah resiko masa transisi Pemilu serentak dilakukan di tahun yang sama, bebannya menumpuk di tahun yang sama, tapi tidak ada yang mustahil insyaallah kita bisa yang penting kita bergandengan tangan dan saling mendukung," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.