Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Anak-Anak yang Tewas dalam Serangan Roket di Dataran Tinggi Golan

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 29 Juli 2024 |10:50 WIB
Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Anak-Anak yang Tewas dalam Serangan Roket di Dataran Tinggi Golan
Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Anak-Anak yang Tewas dalam Serangan Roket di Dataran Tinggi Golan (Foto: Reuters)
A
A
A
"Sekarang Anda datang ke sini? Sepuluh bulan Anda tidak datang!,” teriak seorang pria yang mengenakan seragam militer kepada Menteri Perumahan Nir Barkat dan Menteri Perlindungan Lingkungan Idit Silman. Komentarnya disambut dengan tepuk tangan.

"Kami lelah dengan janji-janji Anda!,” ujar orang lain dilaporkan berteriak pada Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.

Dalam sebuah video yang diunggah di media sosial, para warga mengelilingi Smotrich, mengumpat dan mengatakan bahwa mereka tidak menginginkannya.

Media Israel melaporkan bahwa seorang pemimpin komunitas Druze telah meminta dalam sebuah surat agar menteri pemerintah tidak menghadiri pemakaman untuk menghindari mengubah tragedi itu menjadi "peristiwa politik".

Suku Druze merupakan bagian dari kelompok etnis berbahasa Arab yang bermukim di Lebanon, Suriah, Dataran Tinggi Golan, dan Israel utara. Di Israel, mereka memiliki hak kewarganegaraan penuh dan mencakup sekitar 1,5% dari populasi.

Namun, sebagian besar dari mereka yang berada di Golan tetap setia kepada Suriah. Mereka masih dapat belajar dan bekerja di Israel, meskipun hanya mereka yang memiliki kewarganegaraan yang dapat memilih dan bertugas di ketentaraan.

Sebagian besar masyarakat internasional tidak mengakui pencaplokan Dataran Tinggi Golan oleh Israel dari Suriah pada tahun 1981.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement