JAKARTA - Kediaman bakal calon Gubernur Aceh, Bustami Hamzah di Jalan Tgk Chik Dipineung III, Desa Pineung, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, diteror bom oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Senin 2 September 2024, sekira pukul 05.00 WIB.
Saat ini, Kepolisian Daerah Aceh membentuk tim dan sedang melakukan proses penyelidikan terkait aksi teror tersebut. Polisi pun belum dapat merinci kronologi hingga terjadinya ledakan tersebut.
Lalu siapa sosok Bustami Hamzah?
Bustami Hamzah, lahir 22 Juli 1967 di Nicah, Grong-Grong, Pidie. Ia seorang birokrat dan politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Penjabat Gubernur Aceh dan Sekretaris Daerah Provinsi Aceh.
Ia merupakan alumni Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. Dia kemudian melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung pada tahun 2002 jurusan magister ekonomi.
Istri Bustami yaitu Mellani Subarni dan dikaruniai dua orang anak yakni Muhammad Syafiq Al Yasir Bustami dan Muhammad Yafiq Al Fayyadh Bustami. Bustami merupakan Putra pasangan M Hamzah dan Hendiah.
Ia pernah pula menjadi ajudan Bupati Pidie Jakfar Is pada era 1990-an. Karena keluwesannya, di tengah-tengah kesibukan itu, Bustami sempat berkecimpung di DPD KNPI Aceh sekitar tahun 1995.
Sepak terjangnya di Pemerintahan
Bustami merupakan sosok berpengalaman di pemerintahan Aceh. Kariernya diawali sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Keuangan di Sekretariat Daerah Aceh pada 2004-2008. Ia kemudian menjabat Kepala Sub Bagian Umum Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh pada Maret-Desember 2008.
Bustami juga lima tahun menjabat Sekretaris Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh pada 2008-2013. Ia juga menjabat Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh pada 2013-2015. Kemudian setahun kemudian dia menjabat Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Ekonomi. Pada 2019 sampai 2021, Bustami menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA). Pada Januari 2022, ia menjabat Pengadministrasi Kepegawaian di Sekretariat Daerah Aceh. Bustami kemudian dilantik menjadi Sekda Aceh oleh Achmad Marzuki pada 2023 lalu.
Maju di Pilkada Aceh 2024
Dalam Pilkada Aceh 2024, pasangan Bustami Hamzah-Teungku Muhammad Yusuf A Wahab alias Tu Sop, merupakan kolaborasi birokrat dengan ulama. Pasangan ini diusung koalisi Harapan Baru yang terdiri dari partai politik nasional dan lokal yakni Partai NasDem, Golkar, PAN, Partai Adil Sejahtera (PAS), PDA, Gelora, PKN, Partai Gabthat dan Partai Buruh.
Paslon Bustami Hamzah-Teungku Muhammad Yusuf A Wahab, akan melawan Eks Panglima GAM Muzakir Manaf alias Mualem dan Fadhlullah atau Dek Fad, mereka diusung koalisi besar gabungan partai politik lokal maupun nasional, yakni Partai Aceh, Partai Nanggroe Aceh (PNA), Gerindra, Demokrat, PPP, PKS, PKB, dan PDI Perjuangan dengan total 52 dari 81 kursi di DPR Aceh. Kemudian, juga mendapatkan dukungan dari sejumlah partai nasional (non parlemen) yakni PSI, Ummat, dan partai Garuda.
(Awaludin)