Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ditembaki Israel, Dua Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon Terluka

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 10 Oktober 2024 |22:23 WIB
Ditembaki Israel, Dua Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon Terluka
Tentara Israel (Foto: AFP)
A
A
A

JAKARTA - Markas Pasukan Penjaga Perdamaian PBB yang bertugas di Lebanon (UNIFIL), Naqoura dan lokasi di dekatnya telah berulang kali diserang, Kamis (10/10/2024). Dua pasukan penjaga perdamaian terluka.

Melansir dari laman UNIFIL, terjadi eskalasi di sepanjang Jalur Biru menyebabkan kerusakan yang terus meluas di kota dan desa, Lebanon. Sementara roket-roket terus diluncurkan ke arah Israel, termasuk wilayah-wilayah sipil. 

Dalam beberapa hari terakhir terjadi serbuan Israel ke Lebanon di Naqoura dan wilayah lainnya. Tentara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) bentrok dengan elemen Hizbullah di Lebanon.

"Pagi ini, dua pasukan penjaga perdamaian terluka setelah tank IDF Merkava menembakkan senjatanya ke arah menara observasi di markas UNIFIL di Naqoura, langsung mengenai menara tersebut dan menyebabkan mereka terjatuh. Untungnya lukanya kali ini tidak serius, namun mereka masih dirawat di rumah sakit," tulis laporan UNIFIL seperti dikutip.

Tentara IDF juga menembaki posisi PBB (UNP) 1-31 di Labbouneh, mengenai pintu masuk bunker tempat pasukan penjaga perdamaian berlindung, dan merusak kendaraan serta sistem komunikasi. Sebuah drone IDF terlihat terbang di dalam posisi PBB hingga pintu masuk bunker.

Kemarin, tentara IDF dengan sengaja menembaki dan menonaktifkan kamera pemantau perimeter di lokasi tersebut. Mereka juga dengan sengaja menembaki UNP 1-32A di Ras Naqoura, tempat pertemuan rutin Tripartit diadakan sebelum konflik dimulai, sehingga merusak penerangan dan stasiun pemancar.

 

"Kami mengingatkan IDF dan semua aktor akan kewajiban mereka untuk memastikan keselamatan dan keamanan personel dan properti PBB dan untuk selalu menghormati lokasi PBB yang tidak dapat diganggu gugat," lanjutnya.

Pasukan penjaga perdamaian UNIFIL hadir di Lebanon selatan untuk mendukung kembalinya stabilitas di bawah mandat Dewan Keamanan. Setiap serangan yang disengaja terhadap pasukan penjaga perdamaian merupakan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dan resolusi Dewan Keamanan 1701.

"Kami sedang menindaklanjuti masalah ini dengan IDF," imbuhnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement