Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pesawat Latih yang Diawaki 2 WN Libia Kecelakaan di Pantai Cilacap, Begini Kronologinya!

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 11 November 2024 |17:53 WIB
Pesawat Latih yang Diawaki 2 WN Libia Kecelakaan di Pantai Cilacap, Begini Kronologinya!
Pesawat Latih yang Diawaki 2 WN Libia Kecelakaan di Pantai Cilacap/ist
A
A
A

CILACAP - Sebuah pesawat latih Piper Warrior 3 (PA28-161) PK-PBC mendarat darurat (forced landing) di Pantai Cemara Sewu, Desa Bunton, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Senin (11/11/2024). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Cilacap M Abdullah mengatakan, peristiwa itu diketahui berdasarkan Signal Distress atau sinyal marabahaya yang terdeteksi dari Cospas Sarsat pada ha pukul 09.32 WIB. Pesawat latih tersebut milik Perkasa Flight School.

“Kita langsung memberangkatkan satu regu Basarnas Cilacap menuju lokasi kejadian di Pantai Cemara Sewu, Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Cilacap, untuk mengecek kondisi pesawat beserta awak pesawatnya,” ujar Abdullah.

Lebih lanjut dia mengatakan, pesawat latih tersebut bertolak dari Bandara Tunggul Wulung Cilacap tersebut diawaki dua siswa sekolah penerbangan Perkasa Flight School atas nama Rashid (23) dan Yousuf (22), warga negara Libia. 

"Alhamdulillah, kedua (WN Libia) siswa sekolah penerbangan tersebut dalam kondisi selamat,"ungkap Abdullah. 

Kepala Bandara Tunggul Wulung Cilacap, Suroso menambahkan, pihak teknisi bandara saat ini sedang mengecek kondisi pesawat tersebut.

"Kami juga menunggu pihak KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) untuk investigasi penyebab serta memindahkan pesawat tersebut kembali ke Bandara Tunggul Wulung,"pungkasnya.

Kronologi kejadiannya bermula saat pesawat latih PK-PBC melintas di atas Pantai Cemara Sewu dari arah timur atau Nusawungu menuju arah barat atau Cilacap.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement