JAKARTA – Kebakaran tiga petak kontrakan dan satu lapak barang bekas di Jalan Guru Muhyin, RT 14/02, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dekat SD Islam Terpadu Al Biruni pagi tadi, menyebabkan satu orang meninggal dunia. Korban diduga sedang tidur.
“Waktu kejadian ada sekitar 8 orang, korban posisinya sedang tidur waktu kejadian,” ujar pemilik lapak rongsok besi tua, Sugandi, di lokasi, Minggu (27/7/2025).
Menurutnya, saat kejadian ia sedang berada di kampung halamannya, kawasan Cikarang, Bekasi. Kala itu ia hendak menghadiri acara kondangan, namun mendadak menerima kabar bahwa lapak jualannya terbakar, sehingga buru-buru kembali ke lokasi.
“Gak ada firasat sama sekali, pas subuh tadi saya pulang mau kondangan di Cikarang, Bekasi, jadi tak tahu kejadiannya. Sekitar jam setengah 9 pagi begitu dapat kabar langsung ke sini lagi,” tuturnya.
Sementara itu, seorang warga, Ningsih, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, ia sedang mencuci di rumahnya. Mendadak, ia mendengar teriakan adanya kebakaran di lapak rongsok yang berada tepat di depan tempat tinggalnya.
“Api tahu-tahu sudah besar, orang-orang panik berlarian, ada yang bawa ember nyiram, tapi api sudah besar. Saya juga sempat lari ke depan saking paniknya bareng anak. Katanya karena korsleting listrik, baru gak lama datang damkar,” ujarnya.
Ia menambahkan ada satu orang korban meninggal dunia akibat kebakaran tersebut. Namun, ia tidak mengenal korban karena bukan warga sekitar.
“Bukan orang sini, semuanya pendatang yang di lapak tersebut. Yang terbakar cuma di lapak itu saja. Ada satu rumah kontrakan di luar situ yang tersambar, tapi masih aman,” katanya.
Berdasarkan pantauan, Sugandi dan beberapa pekerjanya tampak beres-beres di lokasi kebakaran. Mereka mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
(Arief Setyadi )