Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengutuk keras ledakan bunuh diri tersebut.
Sementara itu, pengacara Rustam Malik, yang kala itu memarkir mobil di luar pengadilan, mengatakan bahwa dia mendengar "ledakan keras". Malik mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa "kejadian itu benar-benar kacau".
"Para pengacara dan orang-orang berlarian ke dalam kompleks," tambahnya. "Saya melihat dua mayat tergeletak di gerbang dan beberapa mobil terbakar."
(Rahman Asmardika)