“Bagusnya ini Bapak karena beliau sempat salamin orang satu per satu. Ini termasuk penghargaan, merasa senang, merakyat gitu ya. Biasanya kan cuma yang di depan. Sekarang alhamdulillah, beliau kelihatannya capek, tapi semangatnya luar biasa,” ujar Annie dengan bangga.
Annie menyampaikan harapan agar hubungan Indonesia dan Australia terus berkembang ke arah yang lebih baik. “Mudah-mudahan hubungan Indonesia dengan Australia lebih akrab lagi, baik di bidang ekonomi, edukasi, maupun pengaturan imigrasi. Insya Allah, mudah-mudahan lebih akrab lagi,” ucapnya.
Kesan serupa datang dari Urfan, mahasiswa penerima beasiswa LPDP tahun 2024 yang tengah menempuh studi magister linguistik terapan di University of New South Wales. Ia menyebut kunjungan Presiden Prabowo membawa semangat baru bagi generasi muda Indonesia di luar negeri.
“Senang banget ya, mendengar dan akhirnya bisa bertemu dengan Pak Prabowo. Seperti yang saya baca di internet, sepertinya kunjungan ini ada kaitannya dengan hubungan bilateral Indonesia dan Australia. Harapannya, ada banyak manfaat nyata yang bisa diimplementasikan ke Indonesia,” ujar Urfan penuh optimisme.
Sementara itu, Nawa, mahasiswa Academy of Music and Performing Arts Australia, menilai kedatangan Presiden Prabowo merupakan momentum yang mempersatukan komunitas diaspora di Australia.