Eileen menyebut tindakan tiga eksekutif perusahaan tersebut sebagai “sangat lalai”, mengingat proyek renovasi yang mereka pimpin berlangsung di area pemukiman padat yang dihuni ratusan warga.
Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap apakah ada pelanggaran tambahan dalam proses renovasi, termasuk kemungkinan penyimpangan izin bangunan, minimnya prosedur keselamatan, atau penggunaan bahan mudah terbakar yang tidak sesuai standar.
Polisi mengatakan bahwa temuan berikutnya akan disampaikan setelah proses identifikasi bukti dan pemeriksaan lanjutan selesai dilakukan.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.