Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terungkap! Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone, Api dari Baterai Lithium Terjatuh

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Jum'at, 12 Desember 2025 |15:30 WIB
Terungkap! Pemicu Kebakaran Maut Gedung Terra Drone, Api dari Baterai Lithium Terjatuh
Polisi ungkap pemicu kebakaran Gedung Terra Drone (Foto: Jonathan S/Okezone)
A
A
A

JAKARTA — Polisi mengungkap asal-usul pemicu kebakaran yang melahap Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kebakaran ternyata berasal dari percikan api pada baterai jenis Lithium Polymer.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan baterai rusak berkapasitas 30.000 mAh yang ditumpuk itu terjatuh.

“Baterai berukuran 30.000 mAh itu jatuh. Sejak jatuh, timbul percikan api di mana di tempat tersebut juga ada baterai lainnya, kemudian menyambar sehingga akhirnya seluruh lantai 1 terbakar,” ucap Susatyo, Jumat (12/12/2025).

Susatyo menjelaskan kebakaran itu terjadi di lantai 1 gedung yang difungsikan sebagai gudang inventaris perusahaan Terra Drone. Api lantas membesar dan membakar seluruh ruangan itu.

“Lokasi api pertama di ruangan dua yang difungsikan sebagai gudang inventaris,” lanjut Susatyo.

Dalam penyidikannya, polisi menyebut karyawan sempat mencoba memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun, api yang tak kunjung padam membuat sejumlah karyawan akhirnya memilih mengevakuasi diri.

Susatyo menyebut kebakaran ini menelan korban jiwa sebanyak 22 orang yang merupakan karyawan Terra Drone. Puluhan korban meninggal dunia akibat menghirup gas beracun karbonmonoksida.

“Semua jenazah telah teridentifikasi,” ujar Susatyo.

Kebakaran Gedung Terra Drone

Kebakaran hebat di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, terjadi pada Selasa 9 Desember 2025 siang. Api pertama kali muncul di lantai satu gedung tersebut yang disebut berasal dari baterai.

Upaya pemadaman sempat dilakukan menggunakan APAR. Namun, api ternyata mengamuk hebat dan membakar cepat seluruh lantai yang menjadi ruang penyimpanan baterai.

Saat peristiwa itu terjadi, sejumlah karyawan terjebak di lantai 2–6 gedung. Api besar dan asap pekat menambah kesulitan ratusan personel kebakaran untuk memadamkan api.

Pada akhirnya, api baru bisa dijinakkan pada sore hari. Sebanyak 22 orang tercatat tewas, terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki. Korban diduga meninggal akibat menghirup karbonmonoksida.

Atas peristiwa ini, polisi juga menetapkan Direktur Utama Terra Drone, Michael Wisnu Wardhana, sebagai tersangka.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement