Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jejak Sejarah 3 Januari: Pertempuran Princeton hingga Pemindahan Ibu Kota ke Yogyakarta

Awaludin , Jurnalis-Sabtu, 03 Januari 2026 |04:15 WIB
Jejak Sejarah 3 Januari: Pertempuran Princeton hingga Pemindahan Ibu Kota ke Yogyakarta
Monumen Nasional (foto: Okezone)
A
A
A

4. Pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Yogyakarta (1946)

Pemindahan Ibu Kota dilakukan karena situasi keamanan di Jakarta sangat tidak stabil akibat pendaratan pasukan Sekutu (AFNEI) yang diboncengi Belanda (NICA). Razia, penangkapan, penjarahan, dan perampokan terjadi di banyak tempat, serta upaya penculikan Presiden Soekarno dan pejabat tinggi pemerintah.

Pada 2 Januari 1946, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Pakualam VIII menawarkan jaminan keamanan bagi pemerintah RI jika Ibu Kota dipindahkan ke Yogyakarta. Soekarno menyetujui dan mulai mempersiapkan pemindahan secara diam-diam pada 3 Januari 1946 menggunakan kereta api.

Rombongan tiba dengan selamat pada 4 Januari 1946 dan disambut oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Sri Pakualam VIII, Panglima Jenderal Soedirman, pejabat tinggi yang lebih dahulu tiba, dan masyarakat Yogyakarta. Rombongan kemudian diarak menuju Gedung Agung melalui Jalan Malioboro.

Sementara pengelolaan keamanan Jakarta diserahkan kepada Letnan Kolonel Daan Jahja, yang juga merangkap sebagai Gubernur Militer Kota Jakarta.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement